PA, Kemenag Majene dan Dukcapil Lakukan Penandatangan MOU

0
485
Plh. Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Majene H. Darmawan bersama Ketua Pengadilan agama Majene, Dewiati, SH, MA dan Perwakilan Dukcapil Kab. Majene usai penandatanganan MOU (Ft. MH)

Majene (Inmas Majene) –. Bertempat di ruang aula Pengadilan Agama (PA) Mejene, Kementerian Agama Kabupaten Majene melalui Pelaksana harian (Plh) Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majene H. Darmawan bersama Pengadilan Agama dan Dukcapil lakukan Penandatanganan Memorandum of understanding (MOU) terkait kepemilikan status hukum perkawinan dan pemenuhan hak identitas kependudukan, Kamis, 7/2/2019.

Nota kesepahaman ini merupakan penjabaran dari perjanjian kerja sama di tingkat pusat antara Mahkamah Agung RI, Kementerian Agama dan Kementerian dalam negeri berupa penerbitan akta kelahiran yang diawali dengan sidang Isbat nikah.

Pelaksana harian (Plh) Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majene H. Darmawan sangat mengapresiasi inovasi layanan publik yang dilakukan oleh Pengadilan Agama Kabupaten Majene dengan melouncing beberapa aplikasi yang sasarannya mempercepat dan mempermudah layanan baik eksternal maupun internal, salah satu aplikasi yang dimaksud adalah Aplikasi Notifikasi Perkara (Atika), ungkap beliau.

 Dikatakan, aplikasi tersebut memberikan informasi hasil layanan yang telah diberikan kepada penerima layanan  secara otomatis melalui SMS pada handphone masyarakat yang dilayani setelah sebelumnya di input ke aplikasi Atika, demikian juga kepada pemberi layanan aplikasi, akan menginformasikan identitas masyarakat yang menjalani persidangan, jadwal, waktu dan semua hal yang terkait dengan layanan persidangan yang akan diberikan, jelas H. Darmawan.

Diharapkan,  agar ASN lingkup Kementerian Agama khususnya yang bertugas di Kantor Urusan Agama Kecamatan tetap berinovasi dan berkreasi, agar pelayanan di KUA dapat lebih cepat dan mudah sampai kepada masyarakat penerima layanan serta tidak lagi dibingungkan dengan kelengkapan dan kekurangan berkas pernikahan.

Olehnya itu H. Darmawan menghimbau agar aplikasi semacam ini dapat diterapkan di KUA mengingat ada kesamaan pelayanan, Pengadilan Agama memberikan Layanan Perceraian sementara Kementerian Agama memberikan layanan pernikahan.

Terkait penandatangan Memorandum of understanding (MOU) tentang kepemilikan status hukum perkawinan dan pemenuhan hak identitas kependudukan, diharapkan ASN lingkup Kementerian Agama Kabupaten Majene khususnya yang bertugas di KUA dapat menindak lanjuti hasil persidangan khususnya yang terkait dengan isbat nikah, harap H. Darmawan

 Penulis : Achmad Dondang

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here