Kemenag Majene sosialisasi Maklumat Bersama

0
404
Kepala Kemenag Majene saat menyampaikan arahan kepada TIM Sosialisasi di halaman kantor Kemenag Majene, Kamis 23 April 2020

MAJENE, — Kantor Kementerian Agama Majene sosialisasikan kepada masyarakat tentang Maklumat Bersama.

Sosialisasi itu dilasanakan bersama Pemerintah Kabupaten Majene, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Majene, dan Dewan Masjid Kabupaten (DMI) Majene, tentang Penyelenggaraan Kegiatan Keagaamaan dalam masa Darurat Penyebaran Wabah Covid 19 Selama Bulan Ramadan 1441 hijriayah.

Adapun wilayah yang di tempati yakni, Tim 1 dari Banggae Timur yakni Rusung-rusung Lembang, Lino Maloga, Pullaewa, Baurung, Barane, Leppe

Tim 2 dari kelompok Kerja penyuluh (Pokjaluh) Tunda, Kampung Baru, labuang, Binanga, Tulu, Pasar, Pakkola, Galung Selatan, Simullu, Baruga dan Tande

Tim 3 dari KUA Banggae, Saleppa, Asrama 721, Pangali-ali, Timbo- timbo, salabose Camba dan Rangas, Tim ini bekerja sama dengan pihak Polres dan TNI terang Kepala Kantor Kemenag Majene Adnan Nota Kamis 23, April 2020

 

TIM saat sosialisasi di Rusung Rusung Kecamatan Banggae Timur, Kamis 23 April 2020

Memperhatikan Bahwa wabah Covid-19 telah tersebar ke berbagai provinsi di Indonesia termasuk provinsi Sulawesi Barat bahwa Kabupaten Majene terletak di provinsi Sulawesi Barat yang berada pada posisi tengah diantara provinsi yang sementara ini masuk kategori penyebaran wabah 19 yang tinggi yaitu Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah dan Kalimantan Timur.

Memutuskan, tidak membatalkan maklumat bersama pemerintah Kabupaten Majene Kementerian Agama Kabupaten Majene Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Majene Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Majene yang telah diterbitkan sebelumnya menghimbau kepada seluruh umat Islam Kabupaten Majene untuk menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan sesuai ketentuan fiqih ibadah salat lima waktu dan salat tarawih tidak dilaksanakan di masjid.

TIM II Saat Sosialisasi tentang Maklumat Bersama Pemkab Majene, Kementerian Agama Majene, Majelis Ulama Indonesia Majene dan Dewan Masjid Indonesia

Atau musalla atau tempat-tempat ibadah lainnya tetapi dilakukan secara individual atau berjamaah dengan keluarga inti di rumah masing-masing dan tidak melaksanakan tarawih keliling sahur dan buka puasa dilakukan oleh individu atau bersama keluarga inti dan tidak melakukan sahur on the road dan tidak melakukan buka puasa bersama di rumah selain keluarga inti lembaga pemerintahan lembaga swasta masjid maupun mushalla peringatan Nuzulul Quran dalam bentuk tabligh dengan menghadirkan penceramah dan massa, baik di lembaga pemerintahan lembaga swasta masjid maupun musallah ditiadakan.

“Jadi semua kegiatan yang biasa dilakukan bulan ramadan, tetapi tahun ini tidak lagi,” ucap Kepala Kemenag Majene Adnan Nota, Rabu Kamis 23 April

Selain itu masyarakat tidak melakukan itikaf di 10 malam terakhir bulan Ramadhan di masjid atau musala serta mengimbau kepada segenap umat Islam Kabupaten Majene untuk menyegerakan mengeluarkan zakat hartanya sehingga bisa terdistribusi kepada mustahik lebih cepat (MH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here