Doa Istigasah Peduli Palu – Donggala

0
402
Ket Gambar : Pelaksanaan Doa Istigasah dan Shalat Ghain di pelataran depan Kantor (Kemenag) Majene, Selasa, 2/10/2018. (Ft. MH).
Ket Gambar : Pelaksanaan Doa Istigasah dan Shalat Ghain di pelataran depan Kantor (Kemenag) Majene, Selasa, 2/10/2018. (Ft. MH).

Majene (Inmas Majene) –. Sebagai bentuk kepedulian terhadap korban bencana gempa dan Tsunami yang terjadi di Palu dan Donggala, Jumat, 28/9/2018. Kantor (kemenag) Kab. Majene gelar Doa Istigasah dan Shalat Gaib, diikuti jajaran Kementerian Agama dan masayarakat. Majene, 2/10/2018.

Doa dan Istigasah peduli Palu dan Donggala tersebut di laksanakan di pelataran depan Kantor (Kemenag) Majene, Jalan Melati No. 1 Majene yang di hadiri pimpinan dan ratusan ASN Kementerian Agama dan masyarakat yang beduli terhadap bencana Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah dengan menghadirkan nara sumber, Ketua MUI Prov. Sulbar Dr (HC) KH. Nur Husain BA.

Kepala Kantor (Kemenag) Majene H. Adnan Nota pada kesempatan tersebut menyampaikan bahwa pelaksanaan doa dan Istigasah ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian kita terhadap saudara kita di Palu dan Donggala  yang telah di berikan cobaan berupa bencana gempa dan tsunami yang terjadi pada hari, Jumat (28/9).  Jelas Adnan.

Beliau menyampaikan  kepada jamaah yang  mengikuti doa istigasah dan shalat gaib ini agar lebih ikhlas dan khuysu, semoga doa-doa kita di ijabah oleh ALLH SWT, agar saudara kita yang menjadi korban gempa dan Tsunami diberikan kekuatan,  ketabahan dan keselamatan serta yang telah mendahului kita diampuni dosa-dosanya serta mendapatkan tempat yang mulia disisi Allah SWT, harap beliau.

Secara khusus, Adnan meminta kepada jamaah agar memberikan doa keselamatan kepada Tim Relawan Peduli Palu-Donggala Kementerian Agama Kab. Majene yang akan di berangkatkan semoga diberikan kesehatan dan keselamatan sampai ke lokasi bencana dan kembali dengan selamat, pinta beliau.

KH. H. Nur Husain, Ketua MUI Provinsi Sulawesi Barat sekaligus sebagai pembawa tauziah pada kesempatan tersebut menyampaikan bahwa segala sesuatu yang terjadi dimuka bumi ini termasuk bencana yang menimpa saudara kita di palu dan Donggala karena suatu sebab, ungkapnya.

Beliau menjelaskan yang dapat mengundang bencana dalam hidup dan kehidupan manusia disebabkan karena manusia sudah mulai meninggalkan nilai-nilai kejujuran, kemungkaran mulai merajalela dan pemerintah menutup mata dan membiarkan tumbuh subur kemunafikan dan kemungkaran di daerahnya, jelas beliau.

KH. H. Nur Husain yang juga Pembina POMPES DDI Baruga Kab. Majene tersebut mengungkapkan sebaliknya, lima hal yang dapat meredam bencana pada kehidupan kita adalah, perbanyak  berdoa atau membiasakan membaca doa Nispu Sya’ban, memperbanyak sedekah, memperbayak berbuat baik dan menyuruh orang berbuat baik serta berkasih sayang; diantaranya pemimpin atau pejabat menyayangi bawahannya demikian juga sebaliknya, harap beliau.

Diakhir tauziahnya KH.H. Nurhusain mengajak para jamaah untuk berdoa semoga Tim Relawan Peduli Palu-Donggala yang dipimpin langsung oleh Kakan (Kemenag) Majene yang akan berangkat ke Palu dan Donggala diberikan keselamatan dalam menjalankan tugas kemanusiaan, pintau beliau.

Penulis : Achmad dondang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here