Adnan Nota : Pigur Rasulullah SAW, jadi Teladan dalam Mengelola Madrasah

0
459
Ket. Gambar : Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Majene bersama Kasi Informasi dan Kelembagaan H. Najamuddin dan Kasi Madrasah Kemenag Kab. Majene Muhammad Djufri saat pelaksanaan Pembinaan Bidang Madrasah yang di Selenggarakan oleh Bidan Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Prov. Sulbar. dilaksanakan di Wisma Yumari, Selasa, 4/9/2018. ( Ft. Ach).
Ket. Gambar : Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Majene bersama Kasi Informasi dan Kelembagaan Kanwil Kemenag Prov. Sulbar  H. Najamuddin dan Kasi Madrasah Kemenag Kab. Majene Muhammad Djufri saat pelaksanaan Pembinaan Bidang Madrasah yang di Selenggarakan oleh Bidan Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Prov. Sulbar. dilaksanakan di Wisma Yumari, Selasa, 4/9/2018. ( Ft. Ach).

Majene Inmas–. Raudhathul Atfal/Madrasah merupakan salah satu institusi pendidikan nasional yang menekankan pendidikan agama, selain melakukan pendidikan konvensional. Sebagaimana lembaga pendidikan lain, RA/Madrasah dituntut untuk memenuhi standar nasional pendidikan agar dapat menghasilkan pendidikan yang berkwalitas. Olehnya itu Kanwil Kementerian agama Prov. Sulbar melalui Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kementerian Agama Prov. Sulbar  gelar Pembinaan Bidang Pendidikan Madrasah dengan mengusung tema “Mengakselerasi Pola Pemenuhan Standar Nasional di RA/Madrasah”. Dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Majene H. Adnan Nota sekaligus membawakan materi. Diselenggarakan di Wisma Yumari, Selasa, 4/9/2018.

Kegiatan ini dihadiri  Kepala kantor Kementerian Agama Kab. Majene. H. Adnan Nota, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sulbar H. Samsul, Kepala Seksi Informasi dan Kelembagaan Kanwil Kementerian Agama Prov. Sulbar H. Najamuddin, Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Kab. Majene Muhammad Jufri serta Ketua Pokjawah Kemenag kab. Majene Muh. Darwis

Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Majene H. Adnan Nota memberikan apresiasi kepada Bidang Pendidikan Madrasah atas terselenggaramya kegiatan ini yang di harapkan dapat menghasilkan konsep dan  pemikiran baru sekaligus menyamakan persepsi menuju peningkatan mutu dan kwalitas pendidikan RA/Madrasah yang berstandar Nasional.

Dikatakan Maksud dan tujuan peningkatan mutu pendidikan pada madrasah sebagaimana di jelaskan dalam SKB Tiga Menteri adalah agar tingkat mata pelajaran umum dan madrasah mencapai tingkat yang sama dengan tingkat pelajaran umum disekolah umum yang setingkat.

Dalam kesempatan tersebut H. Adnan Nota menegaskan bahwa pendidikan RA/Madrasah seyogyanya memliki karakter keislaman yang kuat sehingga ciri khas madrsah menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Olehnya itu kata beliau perlunya pendidik dan tenaga kependidikan menjadikan Rasulullah SAW menjadi pigur dalam melaksanakan tugas dalam mengelola madrasah.

Adnan Nota juga  menyampaikan bahwa lima tantangan Madrasah dalam pendidikan Nasional yakni, menjadikan madrasah sebagai tempat untuk membinah ruh atau praktek hidup keislaman, memperkokoh keberadaan madrasah sehingga sederajat dengan system sekolah, madrasah harus dapat merespon tuntutan masa depan guna mengantisipasi perkembangan iptek dan era gobalisasi, madrasah dapat menjawab tantangan dunia kerja, imeg madrasah sebagai sekolah kelas dua serta low produktivitas. Unkap beliau.

Sebelumya ketua panitia kegitan Hj. Husniah Umar dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 30 orang peserta,  terdiri dari Kepela madrasah dan pengawas lingkup kemenag Majene, yang bertujuan menyamakan persepsi terkait pemenuhan standar nasional pendidikan pada RA/Madrasah khususnya di Sulawesi Barat.(Achmad Dondang).

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here